Thursday, 17 November 2011

Sepi disisi Jalan.

Pancarannya kian berubah,Tanah tempatku membesar,
Lautan jiwa yang melangkah,kini berubah bentuk.
Kepakkan sayap menghalangi sinarnya
Menjadi sebercak cahaya dan bayangan.
Tepat dijalan ini,jalan dimana hidupku menjadi ribuan benih masa lalu.
Ku kumpulkan pasir kenangan,untuk mengingati kisah silamku
Cerita yang semestinya aku kenal dari kisah hidup yang terukir jelas
Dalam hati kayuku.
 Dibawah cabang-cabang hidup aku
Ada bukti dari seribu asa
Semua kata-kata yang terlontar yang aku dengar jelas daripada relung hati yang maha dalam


Selama akar aku masih mampu untuk mencengkam tanah berbatu
Desiran daun-daun kering ini menjadi  payung jiwa
Dan selama angin ini membelai dahan rentaku
Aku siap perdengarkan kamu
Tepat disini disisi jalan-Jalan kenangan.
Bilakah lagi akan aku mendengar kicauan burung,yang sering menyanyikan lagu alam didahanku
Menghibur diri aku yang kini sepi
Mungkin hari ini akan berlalu
Menjadi cerita hampa yang mungkin akan aku simpan
Hanya untuk sebuah cerita sunyi yang tiada nada.

No comments:

Post a Comment